Surat Kabar Pelita Rakyat
NEWS TICKER

Konservasi SDA Waduk Jatiluhur, PJT II dan KKP Luncurkan Pilot Project Perikanan CBF

Thursday, 17 October 2019 | 9:21 am
Reporter:
Posted by: Pelita Rakyat
Dibaca: 129

PURWAKARTA,Pelita-RAKYAT.Com.Perum Jasa Tirta (PJT) II dan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengembangkan program perikanan Tangkap Berbasis Budidaya atau Cultured Based Fisheries (CBF) di perairan Waduk Jatiluhur, CBF merupakan solusi atau alternatif budidaya Kolam Jaring Apung yang selama ini ditenggarai menimbulkan polusi terhadap perairan Waduk Jatiluhur bahkan dianggap telah melampaui daya dukung Waduk.

Setelah dilakukan uji coba beberapa bulan lalu, PJT II bersama KKP dan Muspida Kabupaten Karawang dan Purwakarta memanen ikan CBF di Demoplot Curug, diperbatasan Purwakarta-Karawang, Rabu (16/10/2019).

Kegiatan CBF di SPAM Curug ini adalah sebagai Pilot Project yang hasilnya akan dijadikan acuan dalam pelaksanaan CBF di Waduk Jatiluhur. Dimana ikan CBF tidak perlu ada penjaga, tidak perlu diberi pakan ikan tambahan. karena ikan CBF ditebar bebas di waduk dan memakan plankton yg ada di waduk. Selain tidak ada polusi juga tetap dapat mempertahankan produksi ikan air tawar sekaligus sebagai alih profesi bagi para petani KJA lokal.

Direktur Operasional dan Pengembangan Perum Jasa Tirta II Jatiluhur, Antonius Aris Sudjatmiko mengatakan sistem budidaya ikan CBF merupakan kerjasama antara Jasa Tirta II dgn KKP. “Hal ini merupakan sinergi semua pihak dalam mencari solusi utk Konservasi SDA, terutama peningkatan kualitas air”, kata Aris.

Sementara GM Wilayah IV KKP, Anom Herudjito menyampaikan Kualitas air waduk Djuanda menjadi faktor krusial karena waduk tersebut merupakan sumber air untuk memenuhi kebutuhan PLTA, PDAM, Industri dan Irigasi di Jawa Barat. “Satu solusi yang dapat dilaksanakan adalah dengan menerapkan pengembangan pengelolaan perikanan tangkap berbasis Budidaya atau Culture Based Fisheries (CBF), Kegiatan uji coba CBF itu dengan melakukan penebaran benih ikan bandeng sebanyak 50.000 ekor di Demplot SPAM Curug yang telah dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2018,” jelasnya.

Dilanjutkan Anom, Kegiatan ini akan berlanjut di Waduk Jatiluhur seiring dengan program kegiatan Citarum Harum yang akan dilaksanakan di tahun 2019. “Petani ikan yang sudah terbentuk dalam Pokwasmas di Jatiluhur, untuk melihat cara pengembangan CBF di Demplot SPAM Curug. Dan untuk para petani yang sudah terbentuk di Demplot Curug bisa bergabung dengan kelompok petani yang ada di Jatiluhur,” tuturnya.

Sementara, Ketua Pelaksana, Udien Yulianto mengapresiasi dan mengucapkan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya program ini. “Dalam pengembangan CBF ini, Jasa Tirta II bekerjasama dengan BRPSDI-KKP melakukan penebaran benih ikan bandeng sebanyak 50.000 ekor di Demplot SPAM Curug yang telah dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2018. Selama waktu tsb, dilakukan juga upaya pemberdayaan masyarakat sekitar utk menjaga, memelihara dan hari ini ikut panen, dalam rentang waktu selama 10 bulan akhirnya kita bisa melakukan panen ikan,” jelas Udien. (rt)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Pelita Rakyat Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer