Pelita-RAKYAT.Com
NEWS TICKER

Diduga Akibat Himpitan Ekonomi Dan Masalah Keluarga, Pria Paruh Baya Ini Gantung Diri Akhiri Hidup

Selasa, 19 Mei 2020 | 12:48 pm
Reporter: Hermawan
Posted by: Pelita Rakyat
Dibaca: 330

Lebak, Pelita-RAKYAT.Com,
Pria paruh baya berinisial (S)-48 tahun- ditemukan tewas gantung diri di sebatang pohon pete di areal persawahannya sendiri di Kampung Sawah RT 01 RW 12 Desa Cikatomas Kecamatan CIlograng Kabupaten Lebak Banten, Senin (18/05/2020). Dugaan sementara, motif  bunuh diri (S) akibat masalah keluarga dan tekanan ekonomi.

Menurut keterangan saksi mata- Kusrela (anak korban sendiri)- kepada Pelita-RAKYAT.Com menyampaikan kronologis sebelum kejadian. Dia menyampaikan,
pada hari Minggu 17 Mei 2020 sekitar Pukul 20.20 Wib, setiba pulang menjalankan  ibadah sholat taraweh terjadi cekcok adu mulut antara Korban  dengan istrinya.
” Setiba dirumah usai menjalankan sholat Taraweh orang tua saya cekcok, saya tidak tau apah permasalahannya ” ungkap Kusrela.

Kusrela juga  menerangkan,setelah terjadi adu mulut Korban malamnya keluar rumah tanpa pamit.Kekhawatiran Keluarga muncul, setelah tiba waktu sahur korban belum juga pulang.
Pagi harinya sekira pukul 08.00 Wib, Kusrela melakukan pencarian bersama Warga.
Setelah dilakukan pencarian, naas korban ditemukan dalam keadaan tergantung di pohon Pete di areal sawah milik korban.Saat itu juga Kusrela  (anak korban) memberi tahukan Kejadian tersebut  kepada Kepala Desa Cikatomas. Setibanya di lokasi, Kepala Desa Cikatomas  langsung menghubungi Pihak Kepolisian Sektor Cilograng.

Ketika dihubungi Wartawan Pelita-RAKYAT.Com melalui pesan WhatsApp, Brigpol Agus Hendriana Anggota Polsek Cilograng menerangkan dugaan sementara kejadian tersebut  akibat masalah keluarga dan juga himpitan ekonomi. ” Dugaan sementara kejadian ini akibat masalah keluarga atau juga karena himpitan ekonomi. Sampai saat ini kami tengah melakukan penyelidikan” terangnya.

Sementara ditempat terpisah, Entik Kepala Desa Desa Cikatomas, ikut  prihatin dengan kejadian tersebut. Beliau berpesan kepada warganya,  Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi terlebih saat dampak Pandemi Covid-19 yang dirasakan sangat berpengaruh kepada perekonomian masyarakat.” Saya mengajak  masyarakat   harus banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT, supaya kita selalu diberi kesabaran dalam menghadapi ujian terlebih lagi disaat kesulitan ekonomi ditengah dampak mewabahnya Pandemi Covid-19″ pungkasnya.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *